Kemacetan Terjadi di Exit Tol Bocimi Parungkuda Arus Kendaraan
Sukabumi — Arus lalu lintas di kawasan Gerbang Tol (GT) Parungkuda, bagian dari ruas Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi), mengalami kepadatan signifikan pada hari Selasa, 1 April 2025. Kemacetan ini terjadi sehari setelah Hari Raya Idul Fitri 1446 H, tepatnya saat masyarakat mulai melakukan perjalanan lanjutan maupun kembali ke tempat tinggal mereka usai mudik Lebaran.
Kemacetan Terjadi di Exit Tol Bocimi Parungkuda Arus Kendaraan
Exit Tol Bocimi Parungkuda menjadi titik krusial yang mengalami antrean panjang kendaraan. Jalur keluar ini merupakan akses utama menuju wilayah Sukabumi, yang dikenal sebagai destinasi mudik dan wisata selama musim libur panjang. Terlebih lagi, peningkatan volume kendaraan sudah terjadi sejak pagi hari, memperparah kemacetan di jalur ini.
Faktor Penyebab Kemacetan
Berdasarkan pantauan di lapangan dan laporan dari petugas kepolisian lalu lintas, setidaknya ada beberapa faktor utama yang menyebabkan terjadinya kemacetan di Exit Tol Parungkuda ini:
Lonjakan Volume Kendaraan:
Arus balik dan perjalanan lanjutan setelah Lebaran menyebabkan peningkatan jumlah kendaraan yang keluar dari tol secara bersamaan.
Titik Penyempitan Jalan (Bottleneck):
Selepas keluar dari GT Parungkuda, kondisi jalan berubah menjadi dua lajur dengan kapasitas terbatas, sehingga tidak mampu menampung volume kendaraan yang besar.
Aktivitas Wisatawan:
Sukabumi merupakan salah satu tujuan wisata favorit, terutama di musim libur. Banyak masyarakat dari arah Jabodetabek memanfaatkan momentum libur Lebaran untuk berkunjung ke kawasan ini.
Minimnya Rekayasa Lalu Lintas:
Belum adanya sistem manajemen lalu lintas yang terintegrasi atau rekayasa lalu lintas khusus membuat arus kendaraan tidak tertata dengan optimal.
Tindakan dari Pihak Kepolisian dan Pengelola Tol
Petugas kepolisian dari Satuan Lalu Lintas Polres Sukabumi dan tim dari pengelola Tol Bocimi langsung melakukan pengaturan lalu lintas di lokasi. Beberapa upaya yang dilakukan di antaranya:
Pengalihan arus secara temporer ke jalur alternatif.
Penempatan petugas di titik rawan macet untuk membantu kelancaran kendaraan.
Penyampaian informasi kondisi lalu lintas secara real-time melalui media sosial dan aplikasi peta digital.
Menurut AKP Rudi Hartono, Kepala Unit Lantas Polres Sukabumi, petugas akan terus siaga di lokasi hingga situasi benar-benar terkendali. Ia juga mengimbau kepada para pengendara agar tetap bersabar, menjaga jarak aman, dan mengikuti arahan petugas di lapangan.
Imbauan untuk Pengendara
Bagi para pengguna Tol Bocimi, khususnya yang hendak keluar melalui GT Parungkuda, disarankan untuk mempertimbangkan hal-hal berikut:
Gunakan Jalur Alternatif:
Jika memungkinkan, keluar melalui gerbang tol sebelumnya atau sesudahnya seperti GT Cigombong atau GT Cibadak.
Pantau Lalu Lintas Secara Online:
Manfaatkan aplikasi navigasi digital untuk memantau kondisi lalu lintas dan estimasi waktu tempuh.
Istirahat Bila Lelah:
Gunakan rest area atau tempat peristirahatan terdekat jika merasa lelah atau mengantuk demi keselamatan.
Penutup
Kondisi macet di Exit Tol Bocimi GT Parungkuda pada H+1 Lebaran 1446 H merupakan potret tahunan yang hampir selalu terjadi setiap musim mudik dan arus balik. Diperlukan sinergi antara pemerintah daerah, kepolisian, pengelola tol, dan masyarakat untuk mengurangi beban lalu lintas di titik-titik krusial seperti ini.
Dengan perencanaan perjalanan yang matang dan kesadaran berlalu lintas yang tinggi, diharapkan situasi seperti ini dapat dikurangi di masa mendatang. Tetap berhati-hati di jalan dan selamat sampai tujuan.